Dementee


kamu tau dementor kan ? kalau pernah baca novel atau nonton film Harry Potter pasti tau. Kalau tidak salah si Dementor ini baru memunculkan wujudnya di episode yang ketiga. Kalau menurut profesor Lupin (gurunya Harry),

Dementors are among the foulest creatures that walk this earth. They infest the darkest, filthiest places, they glory in decay and despair, they drain peace, hope, and happiness out of the air around them… Get too near a Dementor and every good feeling, every happy memory will be sucked out of you. If it can, the Dementor will feed on you long enough to reduce you to something like itself…soulless and evil. You will be left with nothing but the worst experiences of your life.

Kalau di film Harry Potter, dementor itu kurang lebih seperti yang digambarkan oleh prof. Lupin. Mereka itu makhluk kegelapan yang menjaga penjara Azkaban. Ketika mereka mendekatimu, maka setiap perasaan maupun ingatanmu tentang kebahagian, kedamaian, dan keindahan akan dihisap oleh mereka. Bahkan, jika mereka sampai terlalu lama menghisap rasa dan ingatan mu itu, you will be left with nothing but the worst experiences of your life. Mereka juga akan ‘memakan’ semangat hidupmu hingga yang tertinggal hanya rasa putus asa. putus asa dengan sisi gelap kehidupan mu yang telah lalu. Hanya dengan mantra patronus, makhluk ini akan takut.

Ternyata, di dunia nyata ini juga ada lho yang namanya dementor. mereka bisa saja ada di dekatmu, teman kuliahmu, teman sekantormu, teman akrabmu, atau bahkan keluargamu sendiri. nah, sekarang bagaimana cara kita mengenali dementor yang ada di dunia nyata ini. ada beberapa ciri-cirinya. Ciri yang pertama, ketika kita berbicara dengannya dimana pun dan kapan mu, dia selalu mengeluh. entah itu mengeluhkan keadaan dirinya sendiri maupun orang lain. ketika diberikan tugas kuliah sepetak saja, mengeluhnya segunung. “ih sebel banget ! ini dosen ga tau urusan orang apa, tiap hari dikasih tugas mulu !”. Atau mengeluh saat di kantor. “males banget gue ngerjain tugas setumpuk ini, mana gaji ga naek-naek lagi !”. Atau bisa saja terjadi pada seorang aktivis dakwah sekalipun. “ini yang lain pada kemana sih ! nyebelin banget ! ketua pelaksananya ane, yang desain posternya juga ane, masa’ yang nempel-nempelnya juga ane sih !”. Begitulah. apapun kondisinya mereka akan selalu mengeluh.

Ciri yang kedua. mereka selalu berpikiran negatif dan suka berprasangka buruk. ketika ada teman sekantornya ga masuk. “ah, itu orang paling juga lagi tidur-tiduran di kosan, dasar aja emang males !”. atau kadang terhadap dirinya sendiri. “haduh.. sudahlah, saya ga akan pernah bisa ngerjain ini, mending tidur aja”. yang lebih ekstrim, ketika ada temannya yang nraktir. “pasti baru habis korupsi nih !” padahal dia ikut makan juga, hihi.

Kemudian ciri yang ketiga. mereka selalu iri, dengki, atau tidak senang dengan kebahagiaan orang lain. jadi kalau ada teman kuliahnya yang baru habis sidang. “sialan tuh orang, kerjaannya maen dota mulu, sibuk di organisasi mulu, malah sidang duluan”.

Ciri yang ke empat. mereka selalu mencari-cari kesalahan orang lain dan menggunjing. misalnya ada temannya yang bercerita, “eh, si x itu cantik banget ya, pinter masak, solehah lagi”. tapi mereka malah menanggapi dengan seperti ini, “iya sih, tapi tidurnya itu lho, ngoroknya gede banget !”

Itulah keempat ciri dementor di dunia nyata. sebagian besar ciri tersebut saya ambil dari Al Quran di surat al Hujuraat ayat 12 :

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangkan, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu tajassus (mencari-cari kesalahan orang lain) dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. sukakah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (TQS Al Hujuraat 12)

yang paling berbahaya adalah ciri-ciri dementor ini bisa menular kepada siapa saja bahkan tanpa disadari. untuk mereka yang tertular, saya menyebutnya dementee. dementee ini sebenarnya sama saja dengan dementor. hanya saja ‘aura dingin’ nya tidak terlalu besar. bisa dibilang, ciri-ciri dementor tersebut hanya mereka lakukan kadang-kadang saja. tetapi jangan salah, kalau itu tidak segera mereka sadari. maka dengan segera mereka juga akan menjelma menjadi dementor. hiii..

eh jangan-jangan saya juga termasuk dementor ?? atau kamu ?

Semoga Allah melindungi kita semua dari dementor🙂

*contoh percakapan di atas hanya rekayasa pribadi, jika ada kesamaan tokoh atau pengalaman, harap maklum (loh?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s