Densus 88


Every child is special. Kalau tidak salah ini slogan film Taare Zameen Par. Sebuah film asal India yang mengisahkan seorang anak kecil berusia 11 atau 12 tahun tapi belum juga beranjak dari kelas III karena menderita penyakit disleksia. Untung saja ada Aamir Khan yang segera menyadari bahwa anak itu sebenarnya cerdas. Eh, tapi kali ini saya bukan mau bikin resensi film, tapi mau cerita tentang sebuah peristiwa yang fenomenal, se-fenomenal silet !

Peristiwa ini diceritakan oleh mama saya sehari sebelum saya berangkat ke Jakarta, padahal kejadiannya udah 2 tahun yang lalu. Cerita ini membuat saya sedih, tapi kocak juga sih J. Ya, Semoga kita semua bisa mengambil hikmahnya.

Saya punya 3 orang adik laki-laki. Mereka semua istimewa dengan karakter atau kepribadiannya masing-masing (Nanti akan saya tuliskan kenapa mereka saya sebut istimewa J. Every child is special). Kali ini saya ingin bercerita tentang adik saya yang pertama. Namanya Leo Chandra. Kalau temen-temennya, baru-baru ini suka memanggilnya Ochan. Tapi kalau di rumah dipanggil Iyo atau kak Iyo. Saat ini dia sedang kuliah di jurusan pendidikan dokter Universitas Padjajaran. Sebelumnya dia sekolah di SMAN 2 Bandar Lampung. Nah, saat di SMA ini cerita yang fenomenal itu dimulai, hehe

Ketika di kelas XI, adik saya terpilih sebagai ketua OSIS. Saya juga ga nyangka, karena dia lebih kalem dari saya kalau di rumah. Kesibukannya tentu lebih banyak daripada saya saat SMA dulu. Alhasil, dia juga lebih sering pulang malam dari saya. Bahkan ga jarang lebih larut. Bedanya saya dengan Leo, dia lebih santai, gak mudah panic, introvert, dan agak susah ditebak. Karena sering pulang malam, orang tua saya pun suka khawatir. Ditambah lagi ada berita yang sedang heboh tentang pembegalan, penculikan, atau perampokan. Dan satu lagi, Leo hanya kadang-kadang saja memberitahu mama papa kalau akan pulang malam. Mungkin dia berpikir bahwa mama papa sudah hafal jadwalnya sehingga tidak perlu memberitahu mereka lagi.

Singkat cerita. Hingga tiba suatu malam..

Jreng jreng jreng

Tobe continued.. (mandi dulu, nanti dilanjutin lagi, hehe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s