Kembang Desa MTI 2010


Tepar..

Mungkin satu kata itu yang dapat mendeskripsikan keadaan saya hari ini. Benar-benar sungguh melelahkan. Dimulai dengan gejala sinusitis yang kumat sampai mata yang kepedesan. Tapi semuanya hilang ketika rasa senang itu datang…

Desa Cihanjuang Rahayu RW05, itulah sasaran Bang Des tahun ini. Desa ini memang tidak seperti desa “perawan” yang lainnya. Letaknya di pinggir jalan besar, sehingga kalau dilihat sepintas dari luar, tidak nampak kedesaannya. Tetapi jika kita memasukinya, mulailah terasa nuansa kedesaannya. Ada beberapa rumah yang tidak memenuhi standar (baca : tidak layak pakai), MCK yang kurang memadai, sumber air yang sulit diakses, kebersihan lingkungan yang tidak terjaga, dan lain sebagainya, mungkin hal inilah yang membuat hati kami tergerak untuk membantu desa tersebut.

Berdasarkan pengamatan kami, juga karena keluhan warga tersebut, sumber air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga RW05 terlalu jauh dan berbahaya untuk diakses. Terlebih lagi kalau malam tiba, Jalan menuju ke mata air tersebut akan semakin sulit dan berbahaya. Sehingga divisi pengembangan fokus pada masalah ini. Letak mata airnya berada di bawah desa, lumayan jauh, ketinggiannya sekitar 150-200 meter dari rumah-rumah warga. Mata air itu juga bisa dibilang sangat ‘produktif’, karena airnya  mengalir setiap saat dan belum pernah mati. Sehingga jika dibiarkan begitu saja, air akan terbuang percuma. Setelah didiskusikan bersama, kami sepakat untuk menarik air tersebut ke atas dan membangun bak penampung air di dekat rumah warga. Dan Alhamdulillah, tadi pembangunannya sudah dimulai.

Tidak hanya itu saja yang kami lakukan di desa Cihanjuang ini. Demi terciptanya keakraban antara massa mti dan warga setempat, kami dari divisi acara kekeluargaan, yang kebetulan ketua divisi nya saya sendiri, mengadakan beberapa acara kekeluargaan selama 2 hari, seperti nonton bareng, penyuluhan takakura untuk ibu-ibu, lomba-lomba 17an, tarik tambang, volley, senam aerobik, dan kerja bakti. Pokoknya semuanya serulah..

Oya, di desa Cihanjuang ini sangat dingin lho. Apalagi kalau tidur di musholanya. Saya sama aji imam yang udah ngerasain. Subahanallah…dinginnya luar biasa. Sampe menggigil badan ini.

Senang sekali rasanya bisa membantu orang lain. Senang sekali rasanya bisa melihat anak-anak di desa itu tertawa ceria. Senang sekali rasanya ketika mendengarkan anak-anak yang membacakan karangan bebas dengan kepolosannya…pokoknya semuanya senanglah.

ketika saya dan Aldi berpamitan dengan Bu RW, saya melihat mata ibu itu seakan-akan menaruh harapan yang besar terhadap kami. Entah mengapa hati ini tiba-tiba merasa kerdil sekali…

Wahai Kawan..

Buatlah keberadaan kita ini bermanfaat bagi orang lain, minimal bagi orang-orang di sekitar kita…^^

3 thoughts on “Kembang Desa MTI 2010

  1. wah,,kali ini nulisnya cepet ya, bang
    sy blm smpet nulis km uda nulis duluan..

    dingin n kebakar…tp alhamdulillah lancar…

    semoga kd2 selanjutnya, pm mti bs berbuat “lebih” lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s